Kamis, 08 Oktober 2015

bunda



Bunda

Bunda... engkau telah membuatku membuka mata
Kau berikanku nafas, jiwa dan raga
Kau  mampu  buatku berdiri, melangkah lalu berlari
Tawamu adalah tawaku.

Bunda... caramu menyayangiku buatku terenyuh
Sadar akan setiap doamu bak sihir yang nyata untukku
Setiap tetes air matamu bak kumpulan makna bagiku
Dan setiap peluhmu membangun semangat dan cita-citaku

Bunda...
Rasa sayangmu telah mengalir di darahku
Terpahat di tulangku, terpatri di benakku
Dan terbungkus dalam hatiku

Bunda... aku, Tuhan, dan alampun tahu
Dirimu selalu menyayangiku
Jadi, biarlah kini seuntai kata memberitahu
Dunia dan seisinya bahwa “Aku sangat menyayangimu”

Bunda... detik ini
Saat jantungku masih berdetak
Aku hendak memelukmu, mencium pipi lembutmu
Serta ingin kubisikkan kata sederhana untukmu
“kaulah pahlawanku”

Bunda...
Tetaplah di sampingku tuk mengiringiku
Mengajariku dan menyayangiku 
Bunda... kaulah nafas dalam setiap langkahku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar