Bunda
Bunda...
engkau telah membuatku membuka mata
Kau berikanku
nafas, jiwa dan raga
Kau mampu
buatku berdiri, melangkah lalu berlari
Tawamu adalah
tawaku.
Bunda...
caramu menyayangiku buatku terenyuh
Sadar akan
setiap doamu bak sihir yang nyata untukku
Setiap tetes
air matamu bak kumpulan makna bagiku
Dan setiap
peluhmu membangun semangat dan cita-citaku
Bunda...
Rasa sayangmu
telah mengalir di darahku
Terpahat di
tulangku, terpatri di benakku
Dan terbungkus
dalam hatiku
Bunda... aku,
Tuhan, dan alampun tahu
Dirimu selalu
menyayangiku
Jadi, biarlah
kini seuntai kata memberitahu
Dunia dan
seisinya bahwa “Aku sangat menyayangimu”
Bunda... detik
ini
Saat jantungku
masih berdetak
Aku hendak
memelukmu, mencium pipi lembutmu
Serta ingin
kubisikkan kata sederhana untukmu
“kaulah
pahlawanku”
Bunda...
Tetaplah di
sampingku tuk mengiringiku
Mengajariku
dan menyayangiku
Bunda... kaulah nafas dalam setiap langkahku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar